Kiani #1
Aku harus
memujimu Kiani
Kekayaan
yang megah
Kemegahan
sempurna
Cintaku
lautan tak bertepi
Batin ini
mengembara memburu wujudmu
Dengan
anggun kau melenggang mengacaukan lembar-lembar imajinasi sepi…
Hatiku
meradang…
Mereka yang
gelisah dalam rahimku…menantimu…
Mereka dan
mereka pun menantimu…
Tapi aku
lebih…
Aku yang
menyulam gaunmu.
---repost---
Kiani #2
Semburat
senyumu seperti senja
Senja
tempatku bercinta dengan-Nya
Ampuni aku
Kiani
Ketika
sangkaku berkata, seolah harap itu telah hilang
Namun kau
tetap tersenyum
Tak sedikit
pun pudar, cerah dimatamu
Meski hati
ini basah oleh tangis…
---repost---
Kiani #3
Seperti
ketika aku sakit…
Tiba-tiba
Tuhan datang membawa cinta yang aku pesan
yang tidak
pernah aku duga sebelumnya
cinta itu
dikemas dengan senyuman dan tawa manis kamu yang nakal…
seperti itulah Tuhan memberikan jalan-Nya agar aku
selalu merasa bahagia..
Dan hari ini
pun aku sedang menunggu Tuhan membawa bingkisan yang aku pesan…
Aku akan
mengejar-Nya---
Lihat aku
Kiani
Agar
bingkisan itu segera aku terima
---repost---
Kiani #4
Lama tak
menyapamu
Aku rindu
Tadi pagi,
aku mendengar alunan mozart menelusup
Aku tau itu
kau. Anggun.
Aku baik
saja dan tersenyum
Seperti
katamu.
Sudah tak
ada tangis, getir
Kabar
gembira pun masih mistery, setidaknya hari ini
Teruslah
menari Kiani
Kusambut
hari yang tak letih
---kau diam
namun begitu memanggil…
0 komentar:
Post a Comment